Sebuah rumah milik warga di Dusun Pandaian, Desa Seputih, Kecamatan Mayang, mengalami ambruk akibat guncangan gempa yang terjadi pada Jumat dini hari, 6 Februari 2026. Rumah tersebut diketahui milik Ibu Sumarni (63), warga RT/RW 02/013 Dusun Pandaian.
Berdasarkan laporan di lapangan, peristiwa terjadi sekitar pukul 01.00 WIB saat wilayah Desa Seputih diguncang gempa bumi. Akibat guncangan tersebut, bangunan rumah milik Ibu Sumarni tidak mampu bertahan dan mengalami kerusakan berat hingga ambruk. Beruntung, tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian ini.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, pada pukul 09.00 WIB Babinsa Desa Seputih dari Koramil 0824/08, Sertu Harsono, mendatangi lokasi kejadian untuk membantu warga terdampak serta melakukan koordinasi dengan aparat desa setempat. Babinsa juga segera melaporkan kejadian tersebut kepada Danramil 0824/08 sebagai bentuk respons cepat terhadap bencana yang terjadi di wilayah binaannya.
Camat Mayang, Bapak Adi Kuskandar Zulkipil, S.H., M.M., turut hadir langsung meninjau lokasi rumah ambruk bersama Kepala Desa Seputih, Bapak Suryadi Sanjaya, perangkat desa, Kepala Dusun, serta RT dan RW setempat. Kehadiran unsur pemerintahan ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab terhadap warga yang tertimpa musibah.
Dalam keterangannya, Camat Mayang menyampaikan rasa prihatin atas kejadian tersebut. “Kami turut prihatin atas musibah yang dialami Ibu Sumarni. Pemerintah kecamatan bersama pemerintah desa akan berupaya melakukan langkah-langkah koordinasi agar warga terdampak dapat memperoleh bantuan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya.
Kerugian materiil akibat kejadian ini ditaksir mencapai Rp10.000.000. Hingga kegiatan berakhir, situasi di lokasi kejadian terpantau aman dan kondusif.

