Santri Bergerak, Desa Bangkit: Inisiatif Sosial-Religius Dipimpin Kyai Ahmad Mursit Tuai Apresiasi

 


JEMBER, Rajawartanusantaramil08.com -- Sebuah gerakan sosial-religius yang digagas oleh Kyai Ahmad Mursit mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Program yang melibatkan para santri dan pemuda desa ini berfokus pada penguatan nilai keagamaan, pemberdayaan ekonomi umat, serta peningkatan kepedulian sosial di tengah tantangan zaman yang kian kompleks.

Kegiatan yang dilaksanakan selama beberapa pekan terakhir ini meliputi pengajian rutin, pelatihan kewirausahaan berbasis pesantren, bakti sosial, hingga pendampingan usaha kecil masyarakat. Menurut panitia, partisipasi warga terus meningkat dari waktu ke waktu. Antusiasme tersebut terlihat dari kehadiran ratusan warga dalam setiap agenda yang digelar di lingkungan pesantren dan balai desa setempat.

Dalam keterangannya, Kyai Ahmad Mursit menegaskan bahwa gerakan ini lahir dari keprihatinan terhadap kondisi sosial masyarakat yang membutuhkan penguatan spiritual sekaligus solusi ekonomi nyata. “Kami ingin membangun keseimbangan antara iman dan ikhtiar. Agama tidak hanya menjadi tuntunan ibadah, tetapi juga mendorong kemandirian dan kepedulian sosial,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa peran santri tidak terbatas pada ruang belajar di pesantren. “Santri harus hadir di tengah masyarakat, memberi manfaat, menjadi teladan akhlak, dan motor penggerak perubahan positif,” tutur beliau dalam sesi wawancara.

Sejumlah warga mengaku merasakan dampak langsung dari program tersebut, terutama dalam peningkatan pemahaman keagamaan dan motivasi untuk mengembangkan usaha kecil. Pemerintah desa setempat turut mengapresiasi inisiatif ini dan berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut secara berkesinambungan.

Dengan semangat kolaborasi antara ulama, santri, dan masyarakat, gerakan ini diharapkan menjadi model pemberdayaan berbasis nilai-nilai keislaman yang mampu memperkuat ketahanan sosial serta ekonomi umat di tingkat akar rumput.



Post a Comment

Previous Post Next Post